Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2024-03-11. Baca versi terbaru.

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN “SADARI” TERHADAP PENGETAHUAN DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA REMAJA

Penulis

  • Dewi Listiyorini Akademi Kebidanan Alifa

DOI:

https://doi.org/10.70371/jala.v10i1.124

Kata Kunci:

Pendidikan Kesehatan, Remaja, SADARI

Abstrak

Kanker payudara umumnya dialami oleh Perempuan, dan  menjadi jenis kanker yang menakutkan bagi Perempuan di seluruh dunia termasuk Indonesia. Tingginya kejadian kanker payudara mengakibatkan tidak sedikit pula penderita kanker payudara yang berujung pada kematian. Untuk mendeteksi adanya kelainan pada payudara dilakukan Upaya tertentu salah satunya melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap pengetahuan remaja putri tentang deteksi dini kanker payudara melalui SADARI di SMA Muhammadiyah Gisting Kabupaten Tanggamus tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen design, rancangan yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Populasi dan sampel adalah semua remaja putri di SMA Muhammadiyah Gisting sejumlah 72 remaja. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan lembar kuesioner sebagai instrumen penelitian. Data diolah menggunakan program SPSS dengan uji data Wilcoxon.  Pengetahuan remaja putri sebelum dilakukan pendidikan kesehatan mengenai SADARI menunjukkan 68,1% kurang dan sebanyak 6,9% baik. Pengetahuan remaja putri setelah dilakukan pendidikan kesehatan SADARI meningkat menjadi 43,1% cukup dan 18 kurang.

Diterbitkan

2024-03-11

Versi

Cara Mengutip

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN “SADARI” TERHADAP PENGETAHUAN DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA REMAJA. (2024). Jurnal Alaqoh, 10(1). https://doi.org/10.70371/jala.v10i1.124

Artikel Serupa

1-10 dari 21

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama